HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA RUKUN KEMATIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

I. Hak Mendapatkan Santunan
Yang berhak mendapatkan mendapatkan santunan kesehatan dan santunan kematian dari Rukun Kematian Universitas Brawijaya :

  1. Anggota RKUB Universiitas Brawijaya (PNS, Honorer, Pensiunan)
  2. Keluarga dari anggota RKUB yaitu : Istri/ Suami/ Anak yang menjadi tanggungan anggota.
  3. Pensiunan PNS Univ. Brawijaya yang terdaftar sebagai anggota RKUB.
  4. Karyawan honorer, yang belum diangkat sebagai PNS yang terdaftar sebagai anggota RKUB.
  5. Keluarga anggota karyawan honorer yaitu Istri/ Suami/ Anak, yang menjadi tanggungan anggota tersebut.

II. Uang Santunan
Anggota Rukun Kematian Universitas Brawijaya berhak mendapatkan santunan kesehatan dan kematian bagi para anggotanya yang mendapat musibah, dengan ketentuan sebagai berikut :

A. Santunan Kesehatan

  1. Anggota Rukun Kematian Universitas Brawijaya yang mendapat musibah sakit (Opname di Rumah Sakit) mendapat santunan kesehatan sebesar Rp. 250.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) adalah: PNS, Tenaga Honorer
  2. Keluarga Anggota Rukun Kematian Universitas Brawijaya yang mendapat musibah sakit (Opname di Rumah Sakit) mendapat santunan kesehatan sebesar RP. 200.000,- (Dua Ratus Ribu Rupiah) adalah: Suami/Istri/Anak
  3. Anggota dan keluarga dari Anggota Rukun Kematian Universitas Brawijaya yang sakit karena melahirkan tidak termasuk dalam pemberian santunan kesehatan.

B. Santunan Kematian

  1. Anggota Rukun Kematian Universitas Brawijaya yang meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah). adalah: PNS, Tenaga Honorer
  2. Keluarga dari anggota Rukun Kematian Universitas Brawijaya yang meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp. 250.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah). adalah: Suami/Istri/Anak/Orangtua/Mertua

Setelah Anggota Rukun Kematian Universitas Brawijaya meninggal dunia, secara otomatis hak keanggotaannya berakhir.

III. Sumber Dana
Dana diperoleh dari iuran sebagai kewajiban anggota, yang dipotong dari gaji setiap bulan melalui Bagian Keuangan Kantor Pusat/ Fakultas/ UPT/ Lembaga, denga ketentuan sebagai berikut :

  1. Untuk PNS Golongan IV dikenakan iuran sebesar Rp. 2.500,- (Dua ribu lima ratus rupiah) per bulan.
  2. Untuk PNS Golongan III dikenakan iuran sebesar Rp. 1.500,- (Seribu lima ratus rupiah) per bulan.
  3. Untuk PNS Golongan I & II dikenakan iuran sebesar Rp. 1.000,- (Seribu rupiah) per bulan.
  4. Untuk karyawan honorer dikenakan iuran sebesar Rp. 500,- (Lima ratus rupiah) per bulan.

IV. Lain – lain.

  1. Bagi anggota yang mendapat musibah sakit (Opname di Rumah Sakit) diharap secepatnya memberitahukan kepada pengurus Rukun Kematian Universitas Brawijaya, melalui perwakilan masing-masing unit kerjanya dengan melampirkan :– Surat Pengantar dari Unit kerja masing-masing dengan lampirkan Surat Keterangan menjalani Rawat Inap dari Rumah Sakit dan Kartu Keluarga.
  2. Bagi anggota yang mendapat musibah (kematian) diharap secepatnya memberitahukan kepada Pengurus Rukun Kematian Universitas Brawijaya, melalui perwakilan masing-masing unit kerjanya dengan melampirkan: — Surat Pengantar dari unit kerja masing-masing dengan lampiran Surat Keterangan Kematian dan Kartu Keluarga.

Laporan Keuangan Rukun Kematian UB